Tuesday, January 17, 2006

Mungkin bagi pemula yang ingin mendalami PHP Script akan mengalami kesulitan jika akan meng-install PHP yang dihubungkan dengan Apache. Untuk itu penulis akan memberikan tips untuk pemula yang akan meng-install kedua sistem tersebut.

Jika Anda meng-install PHP maka pada bagian terakhir akan ditanyakan tipe dari HTTP server yang akan dikonfigurasi untuk menjalankan PHP dan ketika Anda memilih Apache maka akan keluar massage box bahwa Anda harus mengkonfigurasi sendiri Apache dengan menambahkan beberapa perintah pada file httpd.conf pada folder conf di tempat folder instalasi Apache web server.

Agar PHP dan Apache Anda dapat berjalan baik maka Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Install PHP dan Apache Anda (yang penulis gunakan adalah PHP 4.3.9 dan Apache 1.3.8). Untuk mendapatkan installer PHP Anda dapat mendownload pada situs www.php.net dan untuk meng-install Apache Anda dapat mendownload di www.apache.org/httpd. Pilih file berekstensi .exe. File ini berisi program yang siap untuk di-install.

2. Misalnya penulis meletakkan PHP pada C:\webserver\php dan meletakkan Apache pada C:\webserver\apache (dibuat terlebih dahulu folder webserver pada direktori C: dengan bagian folder di dalamnya folder Apache dan PHP).

3. Buka file httpd.conf pada folder conf (pada folder instalasi Apache Anda).

Tambahkan 3 perintah berikut:

Perintah pertama yang perlu ditambahkan adalah:

LoadModule php4_module c:/webserver/php/sapi/php4apache.dll

Lokasi penambahan:

Cari bagian dari file yang sama seperti bagian yang tidak berwarna biru. Kemudian tambahkan perintah warna biru pada lokasi tersebut.

...
#LoadModule expires_module modules/mod_expires.so
#LoadModule headers_module modules/mod_headers.so
#LoadModule usertrack_module modules/mod_usertrack.so
#LoadModule unique_id_module modules/mod_unique_id.so
LoadModule php4_module c:/webserver/php/sapi/php4apache.dll

#
# Reconstruction of the complete module list from all available modules
# (static and shared ones) to achieve correct module execution order.
...

Perintah kedua yang perlu ditambahkan adalah:

AddType application/x-httpd-php .php

Lokasi penambahan:

Cari bagian dari file yang sama seperti bagian yang tidak berwarna biru. Kemudian tambahkan perintah warna biru pada lokasi tersebut.

...
#AddType application/x-httpd-php3 .php3
#AddType application/x-httpd-php3-source .ph
ps
#
# And for PHP 4.x, use:
#
AddType application/x-httpd-php .php
#AddType application/x-httpd-php-source .phps

AddType application/x-tar .tgz
...

Perintah ketiga yang perlu ditambahkan adalah:

AddModule mod_php4.c

Lokasi Penambahan:

Cari bagian dari file yang sama seperti bagian yang tidak berwarna biru. Kemudian tambahkan perintah warna biru pada lokasi tersebut.

...
#AddModule mod_usertrack.c
#AddModule mod_unique_id.c
AddModule mod_so.c
AddModule mod_setenvif.c
AddModule mod_php4.c

#
# ExtendedStatus controls whether Apache will generate "full" status
# information (ExtendedStatus On) or just basic information (ExtendedStatus
# Off) when the "server-status" handler is called. The default is Off.
#
#ExtendedStatus On
...

4. Pindahkan (copy-kan) file php4ts.dll pada folder PHP tempat Anda meng-install ke folder Apache yang Anda install.

5. Kemudian coba jalankan Apache. Caranya adalah menuju ke tombol Start | Run, ketik cmd kemudian Enter. Pada prompt ketik net start apache. Maka akan muncul massage The apache service was started successfully. Itu menandakan bahwa Apache Anda sudah berjalan.

6. Sekarang kita perlu menguji hasil instalasi PHP + Apache Anda dengan cara yang mudah. Buat suatu file dengan ekstensi PHP (misalnya index.php) kemudian dalam file tersebut ketikkan kode seperti berikut ini.

Kemudian simpan file index.php tersebut ke dalam folder htdocs (folder instalasi Apache Anda). Kemudian coba ketik alamat http://localhost/index.php. Jika sukses maka akan muncul tampilan seperti berikut ini.

No comments: